HIMPUNAN MAHASISWA INFORMATIKA
Universitas Diponegoro
Penulis :Fajar Ainul | Tanggal : 23 April 2014 11:59

Hari Buku Sedunia

 

image source (http://www.mizanmag.com/budaya/hari-buku-sedunia-sejarah-and-ragam-peringatannya-di-seluruh-dunia.html)

 

Kategori : Momentum      Hits : 1 kali
Penulis :M Khaerul Anam | Tanggal : 22 April 2014 22:26

SAVE EARTH

 

Save Earth

 

Fakta #1: Mencairnya es di kutub utara & selatan

Pemanasan Global berdampak langsung pada terus mencairnya es di daerah kutub utara dan kutub selatan. Es di Greenland yang telah mencair hampir mencapai 19 juta ton! Dan volume es di Artik pada musim panas 2007 hanya tinggal setengah dari yang ada 4 tahun sebelumnya.

Fakta #2: Meningkatnya level permukaan laut

Mencairnya es di kutub utara dan kutub selatan berdampak langsung pada naiknya level permukaan air laut.Para ahli memperkirakan apabila seluruh Greenland mencair. Level permukaan laut akan naik sampai dengan 7 meter! Cukup untuk menenggelamkan seluruh pantai, pelabuhan, dan dataran rendah di seluruh dunia..

Fakta #3: Perubahan Iklim/cuaca yang semakin ekstrim

NASA menyatakan bahwa pemanasan global berimbas pada semakin ekstrimnya perubahan cuaca dan iklim bumi. Pola curah hujan berubah-ubah tanpa dapat diprediksi sehingga menyebabkan banjir di satu tempat, tetapi kekeringan di tempat yang lain. Anda dapat juga mencermati berita-berita internasional mengenai bencana alam. Badai topan di Jepang dan Amerika Serikat terus memecahkan rekor kecepatan angin, skala, dan kekuatan badai dari tahun ke tahun, curah hujan dan badai salju di China juga terus memecahkan rekor baru dari tahun ke tahun.

Fakta #4: Gelombang Panas menjadi Semakin Ganas

Pemanasan Global mengakibatkan gelombang panas menjadi semakin sering terjadi dan semakin kuat. Tahun 2007 adalah tahun pemecahan rekor baru untuk suhu yang dicapai oleh gelombang panas yang biasa melanda Amerika Serikat. Daerah St. George, Utah memegang rekor tertinggi dengan suhu tertinggi mencapai 48 derajat Celcius.

Fakta #5: Habisnya Gletser- Sumber Air Bersih Dunia

Mencairnya gletser-gletser dunia mengancam ketersediaan air bersih, dan pada jangka panjang akan turut menyumbang peningkatan level air laut dunia. Dan sayangnya itulah yang terjadi saat ini. Gletser-gletser dunia saat ini mencair hingga titik yang mengkhawatirkan! NASA mencatat bahwa sejak tahun 1960 hingga 2005 saja, jumlah gletser-gletser di berbagai belahan dunia yang hilang tidak kurang dari 8.000 meter kubik.

(Penulis: Dhimas Nandista)

 

 

Kategori : Sekitar      Hits : 1 kali
Penulis :Tim Jurnalis | Tanggal : 21 April 2014 23:25

DMW: Database Soal, Modul Perkuliahan, Web Tutorial.

DMW adalah portal yang disediakan oleh divisi Diklat HMIF Undip yang bertujuan untuk mendukung kegiatan akademik mahasiswa/i Informatika Undip. Portal ini bisa diakses melalui:

DMW

Yuk, langsung akses pas banget habis ganti tampilan baru nih... Download semua kontennya buat pendukung saat-saat ujian gini :D

 

DMW

Kategori : Akademik      Hits : 1 kali
Penulis :Muhamad Doddy Zaki | Tanggal : 21 April 2014 23:13

Raden Adjeng Kartini atau sebenarnya lebih tepat disebut Raden Ayu Kartini, (lahir di Jepara, Jawa Tengah, 21 April 1879 – meninggal di Rembang, Jawa Tengah, 17 September 1904. Kegigihannya untuk mengangkat status sosial kaum wanita sangat tinggi. Beliau memanganggap wanita pribumi pada jaman itu sangat direndahkan dan tidak memiliki kebebasan penuh. Oleh karena itu R.A. Kartini memulai dengan memberikan pelajaran kepada teman-teman wanita pada saat itu, sehingga bisa membaca, menulis, serta berhitung sama dengan yang didapat oleh kaum laki-laki. Begitu semangatnya R.A Kartini untuk Emansipasi Wanita Indonesia. Selamat Hari Kartini 2014 guys ! semoga kamu bisa mewarisi apa yang dicita-citakan oleh pahlawan kita R.A Kartini. Amin

Kategori : Momentum      Hits : 1 kali
Penulis :Tim Jurnalis | Tanggal : 19 April 2014 11:47

 

Sampah

 

Hidup ini tidak pernah berhenti dengan persoalan sampah, baik itu sampah rumah tangga, tempat bekas makanan dan minuman, sampah - sampah dari dedaunan di jalanan. Banyak orang yang sudah menerapkan kebiasaan membuang sampah di tempatnya namun tidak banyak orang yang paham dengan cara membuang sampah yang baik dan benar. Seperti ini cara membuang sampah yang baik dan benar ;

  1. Memisahkan antara sampah organik dan anorganik. Karena memang banyak pemerintah yang sudah menyediakan pilihan tempat sampah organik dan anorganik di jalan - jalan.
  2. Tidak ada salahnya dengan mencoba keberuntungan dengan sampah - sampah yang sulit teurai. Dengan keterampilan dan kecerdasan barang yang tak benilai sekalipun akan berharga jual tinggi.
  3. Sedangkan untuk sampah - sampah yang mudah terurai bisa dengan memendam sampah - sampah tersebut ke dalam tanah untuk menjadikannya kompos. Selain dapat mengurangi sampah, tanahpun bisa menjadi subur.
  4. Hal ini sepele namun susah jika tidak di jadikan sebagai kebiasaan. Buanglah sampah pada tempatnya. Jika tak menemukan tempat sampah cukup mengantonginya sampai bertemu dengan tempat sampah.
  5. Bisa juga dengan cara insinerasi yang kemudian dikoneksikan ke pembangkit listrik untuk mengurangi volume sampah.

 

Masih banyak orang yang bahkan membakar sampah - sampah mereka, mereka beranggapan dengan membakarnya, masalah sampah akan hilang seiring sampah menjadi abu.  Tentu saja itu hal yang salah, sebab dengan dibakarnya sampah masalah baru akan timbul kepermukaan. Karena pembakaran yang tak sempurna akan menghasilkan gas karbon monoksida (CO) yang bersifat racun, karbon monoksida tidak berbau dan tidak berwarna, reaksinya berlangsung sangat cepat. Oleh karena itu, pembakaran yang tak sempurna akan mencemari udara. Sedangkan pembakaran yang baik adalah pembakaran yang terdapat oksigen (O2) yang cukup.

Bila CO terhirup oleh manusia  akan mengganggu fungsi kerja hemoglobin (sel darah merah) yang harusnya mengangkut serta mengedarkan  O2 ke seluruh tubuh. Semua tahu bila kekurangan oksigen dalam tubuh akan berujung pada kematian. Pembakaran sampah dihubung - hubungkan dengan penyakit asma serta bronchitis, kerusakan pada ginjal, dan juga kerusakan pada otak.

Asap di udara akan bercampur dengan senyawa berbahaya dari plastik - plastik sampah yang terbakar seperti dioksin yang akan mengalami gangguan fungsi daya tahan tubuh, kanker, perubahan hormon. Pembakaran kayu juga berbahaya karena akan memicu kanker. Bahan - bahan melamin dari sampah akan menghasilkan formaldehida di dapat HCN yaitu gas yang sangat beracun. Asap dari pembakaran sampah juga mengandung benzopirena sebanyak 350 kali. Karena zat ini penyebab kanker serta hidrokarbon berbahaya.

Menurut hasil penelitian dari perlindungan Lingkungan Amerika, "Asap dari api terbuka, terutama dari pembakaran sampah, mengandung substansi penyebab kangker 350 kali lebih besar dari pada asap rokok".

(Penulis: Afifah - 2013)

Kategori : Sekitar      Hits : 3 kali

Copyright © Kominfo HMIF Universitas Diponegoro - 2013